jantungku berdetak menggunakan baterai
Halo, Teman-Teman. Ini Ruby. Umurnya tujuh belas tahun. Hmm, yah, meskipun dia tidak pernah berharap bisa hidup hingga umur 16 tahun. Kita cenderung mempercayai, hal buruk bisa terjadi pada siapa saja, tapi bukan pada diri kita sendiri. Dan saat hal ini terjadi pada kita, pertanyaan yang berkelebat di benak kita cuma satu: ‘Kenapa harus aku?’ Ruby mengalaminya saat dia berada dalam satu fase penting di hidupnya. Dia hanya tinggal bersama ibunya. Ayahnya telah meninggalkan mereka bertahun-tahun yang lalu; menikah dengan wanita lain. Hehe. Pernikahan jaman sekarang! Ini menjadi pukulan berat bagi Ruby dan ibunya, tapi mereka berhasil melaluinya. Saat itu, tahun terakhir sekolahnya. Dia belajar sangat keras. Ini membuatnya selalu kelelahan. Bahkan, kadang dia tak punya cukup tenaga hanya untuk sarapan atau mandi di pagi hari. Tapi, dia dan ibunya tidak terlalu ambil pusing. Siang dan malam dia belajar untuk mempersiapkan ujian. Siapa yang tidak lelah, iya kan? Tapi ternyata, tidak sesederhana itu. Suatu malam, Ruby turun ke lantai bawah untuk mengambil minum. Tapi tiba-tiba, dia melihat sekeliling menjadi gelap. Saat membuka mata, wajah khawatir ibunya yang pertama kali menyapanya. Dia tersadar, tubuhnya terbaring di lantai dapur. Kasihan, ibunya sangat ketakutan; dia sampai menelpon ambulans. Ruby tahu, dia memang berisiko menderita penyakit jantung bawaan dari pihak ibunya. Tapi, dia tidak khawatir. Dokter memeriksa kondisinya, dan menganjurkan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia berada di rumah sakit selama dua hari, tapi entah kenapa, dokter terus saja meminta dilakukan tes lanjutan. Saat dia mencoba coba meyakinkan, ini semua cuma karena ujian, mereka tidak memberi respon secara gamblang. Tapi, harus diakui, dia memang tidak merasa sehat-sehat saja. Dia telah menghabiskan banyak waktu untuk beristirahat di rumah sakit; tetap saja, dia merasa kelelahan dan sulit bergerak. Akhirnya, dokter menjelaskan alasan Ruby pingsan. Dia didiagnosa mengalami kelainan jantung yang sangat langka. Singkatnya, jantungnya tidak dapat berfungsi dengan normal lagi. Dia perlu transplantasi jantung. Secepatnya. Dan ini belum seberapa. Karena, penyakitnya sudah semakin parah. Dia bahkan tak punya kesempatan untuk menunggu donor. Hooh, semua ini terjadi begitu tiba-tiba. Tapi, sebelum dia bisa mencerna semua informasi ini, ahli kardiologi menyarankannya untuk menjalani operasi yang sangat berisiko. Cuma dengan begini, Ruby bisa bertahan hidup.

wowww
BalasHapusuwuuuuu
BalasHapus👍👍
BalasHapus👍👍👍
BalasHapus👍👍
BalasHapusOmOoooo😲👍
BalasHapusIlike
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusKayak robot aja pake batrai
BalasHapushhhhhhh viid
BalasHapusMasa si
BalasHapus❤️❤️
BalasHapusNice..
BalasHapusWoww
BalasHapusGud
BalasHapus